Postingan

Beberapa Langkah untuk Konsolidasi Data Center

Gambar
Konsolidasi Data Center (juga disebut sebagai Konsolidasi Infrastruktur IT) adlaah sebuah strategi untuk mengurangi jumlah server yang digunakan. Menghadapi perubahan, perusahaan perlu melakukan peninjauan kembali penggunaan server dengan melakukan Virtualisasi atau dengan menghapus beberapa legacy server. Beberapa teknologi konsolidasi yang paling sering digunakan dalam pembaruan server lama pada sebuah data center adalah dengan melakukan virtualisasi, cloud computing, virtualisasi server dan mengganti maniframe dengan server blade yang berukuran jauh lebih kecil sehingga dapat menghemat tempat di colocation data center dan juga memberikan kepadatan pada sebuah rack. Konsolidasi data center merupakan hal umum bagi para organisasi yang berencana untuk mengurangi jumlah pemakaian ruangan data center terhadap infrastruktur IT yang dibutuhkan dan secara langsung juga mengurangi biaya operasional. Jika data center anda mengalami kebutuhan listrik yang semakin meningkat, server lama...

Perusahaan Startup Lebih Hemat Jika Pindah ke Sistem Colocation

Gambar
Pada awal pendirian usaha, banyak perusahaan startup mengambil layanan public cloud seperti Amazon Web Service (AWS), akan tetapi begitu skalabilitas meningkat maka biaya yang dikeluarkan untuk AWS juga meningkat. Pada titik tertentu dapat disadari bahwa biaya cloud AWS hampir sama dengan investasi perangkat serta mengcolocation server di penyedia fasilitas data center. Sebagai salah satu alasan kenapa mayoritas perusahaan startup banyak memakai cloud service seperti AWS adalah karena mereka tidak perlu pusing untuk menjaga kestabilan server karena dipandang bukan urusan bisnis yang utama bagi mereka. Dan ketika kapasitas bisnis meningkat, kebutuhan workload operasional juga meningkat, demikian biaya cloud service.. yang pada akhirnya mereka mulai mengenali momentum kapan harus ber pindah ke colocation center sebagai tahap lanjutan dalam bisnis mereka. Kenapa Mereka Berpindah ke Colocation ? Untuk beberapa organisasi, fasilitas colocation mungkin menjadi pilihan yang lebih b...

Sudahkah Data Center Indonesia Siap Hadapi Serangan pada Sistem Kontrol ?

Gambar
Para profesional data center sangat menyadari akibat kerugian downtime baik dari sisi biaya maupun reputasi. Di hampir setiap survey yang dilakukan, tingkat kelancaran akses secara terus merupkan hal terpenting pada investasi data center. Dan hingga sekarang hal tersebut mulai merambah untuk peningkatan keamanan data center terhadap serangan sebagai fokus utama operasional data center. Serangan pada Sistem Elektrikal, Mekanikal, dan Saluran Pipa Data Center. Sementara banyak organisasi telah mengembangkan proses keamanan yang ketat untuk sistem IT mereka, dan ini belum termasuk antisipasi serangan terhadap DCCS (Data center Control System). MEP (Mechanical, Electrical, Plumbing) sering kali tidak diberikan keamanan tambahan selain dari vendor, seperti otentikasi, otorisasi, anti virus atau patch keamanan terkait dengan SCADA, PLC, RTUs, BMS dan pengendali lainnya yang sering ditemukan pada sistem pendingin, PDU, UPS, Genset, SwitchGear dan Switch Statis. Perangkat tersebut dia...

Pentingnya Penerapan Zero Trust Network pada tiap Data Center di Indonesia

Gambar
Zero Trust adalah model keamanan alternatif yang menutupi kekurangan dari strategi perimeter-centric dengan menghilangkan konsep trust. Dengan Zero Trust sistem trusted sudah tidak ada lagi untuk setiap entitas, termasuk dalam hal ini adalah perangkat IT, aplikasi, dan paket data, terlepas dari jenis, lokasi dan hubungannya dengan jaringan data center perusahaan. Peningkatan keamanan seperti ini sangat penting diterapkan oleh operator data center di Indonesia. Penerapan Zero Trust pada Data Center Indonesia Langkah awal menerapkan arsitektur zero trust dapat dimulai dari tim IT Security di data center untuk memanfaatkan penyebaran virtual menggunakan perangkat yang kompatibel pada beberapa lokasi di jaringan data center anda. Kemudian konfigurasikan "listening mode" sebagai kondisi default agar dapat memperoleh gambaran rinci mengenai sleuruh transaksi yang melintasi jaringan anda, termasuk dimana, kapan dan sejauh apa pengguna tertentu menggunakan aplikasi khusus serta...

Kenapa Perusahaan Asing Wajib Menempatkan Server di Indonesia ?

Gambar
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2012 tentang Penyelengaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE), seluruh perusahaan lokal dan perusahaan asing yang melayani sektor publik di Indonesia dan yang melayani transaksi elektronik wajib menempatkan server mereka pada data center yang berlokasi Indonesia. Membangun sebuah data center memerlukan dana yang tidak sedikit, nilainya dapat berkisar Rp. 100 milyar sampai triliunan rupiah, namun hal ini bukan menjadi penyebab utama ke-engganan perusahaan asing dalam menempatkan server mereka di Indonesia. Bagi perusahaan skala menengah sampai perusahaan besar, tentunya mereka sudah terbiasa dengan menempatkan server di data center atau colocation server di Indonesia , bahkan mereka sudah terbiasa menempatkan server di luar wilayah negara asal mereka ( colocation offshore data center ). Lantas apa sih sebetulnya yang menjadi keberatan perusahaan asing dalam menempatkan data center di Indonesia ?  Keberatan Pihak Asing...

Mini Data Center untuk Perusahaan Indonesia

Gambar
Mini Data Center adalah data center berukuran yang lebih kecil dengan sistem keamanan modular dan kompak yang dirancang khusus untuk perusahaan kecil dan menengah atau untuk aplikasi desentralisasi yang biasanya pada perusahaan besar sistem ini digunakan untuk di cabang agar tidak membebani kinerja server dan jaringan di pusat data center perusahan. Mini data center juga disebut sebagai Micro Data Center (MDC) ataupun sebagai "Green Data Center" ini juga dapat berbentuk seperti container pengangkut barang namun tidak sebesar container 40 feet. Biasanya 1 mini data center berisi maksimum 10 server dengan kemampuan maksimum untuk 10 Virtuam Machine (VM) dalam sebuah rack server 19 inch. Seperti data center container, mini data center juga memiliki sistem keamanan sendiri, sistem pendingin, cadangan sumber daya listrik seperti UPS untuk Server berkapasitas memadai, serta proteksi dan pencegahan kebakaran dengan alat pendeteksi hot spot dan smoke detektor. Arsitektur Mi...

Cara Data Center Jepang Menghadapi Gempa Bumi

Gambar
Jepang mengalami Gempa Bumi selama 2 kali di bulan April 2016 ini, kerusakan banyak terjadi dimana-mana disamping korban jiwa dan korban luka. Namun sejauh ini belum ada laporan kerusakan dari data center di Jepang jika melihat Japan Data Center Council . Gempa bumi berkekuatan 6.4 skala richter terjadi pada har Kamis, dan pada hari Sabtu terjadi lagi gempa berkekuatan 7.3 SR semuanya berlokasi di kota Kumamoto. Beberapa pabrik terkena dampak gempa bumi ini seperti Toyota, Nissan, Sony, dan Mitsubishi Electric. Peran Data Center Sebagai Disaster Recovery Center Kehandalan perusahaan dan pemerintahan dalam persiapan bencana menjadikan Jepang sebagai contoh yang dapat di ambil pelajaran. Dengan data center terpusat dan disebar ke beberapa drc site memberikan kemudahan dalam pemulihan pada unit-unit yang terkena dampak gempa. Bangunan data center ber arsitektur khusus ( advance data center architecture ) meliputi perlindungan untuk mitigasi bencana baik dari fisik luar gedng m...